Selain di Ambarawa, Indonesia memiliki museum kereta api kedua yang berada di Sumatera Barat tepatnya di Kota Sawahlunto. Saat libur Tahun Baru, yuk ke sini!
Liburan ke Ambarawa, traveler bisa coba naik kereta api uap yang bersejarah. Sambil nikmati udara pegunungan dan pemandangan, perjalanan akan jadi makin asyik!
Setelah berhasil menarik pengunjung dengan mengoperasikan KA Kluthuk Jaladara, Pemkot Surakarta meminta lagi satu rangkaian KA kuno milik PT KAI. Gayung bersambut, PT KAI juga mengiyakan dan berjanji merestorasi sebuah KA uap untuk segera dikirim ke Solo. Tut, tut, siapa hendak turut?
Lokomotif uap kuno yang tersimpan di berbagai tempat teronggok bak zombie. Nah, beberapa lokomotif uap kuno itu akan dihidupkan kembali di Museum Kereta Api Ambarawa, sebagai atraksi wisata. Wuih!
PT Kereta Api (KA) dan Pemkot Surakarta meneken sebuah MoU untuk operasional sebuah rangkaian kereta api (KA) kuno. Diharapkan, keberadaan KA dengan loko uap tersebut mampu menambah daya tarik Solo sebagai salah satu kota pusaka dunia.
Namanya si Molek. Bukan nama seorang gadis Bengkulu, melainkan lori yang menempuh rute sejauh 33,5 km. Jalur ini sangat rawan longsor dan curam. Tapi pemandangannya indah!