Filipina menuduh para nelayan China menuangkan sianida ke perairan di sekitar Kepulauan Spratly, titik rawan konflik di Laut China Selatan yang disengketakan.
Kapal kargo berbendera Singapura terbalik di Laut China Selatan, yang menjadi sengketa, pada Jumat (23/1). Sedikitnya dua awak tewas dan empat awak hilang.
Filipina menerima kepemimpinan ASEAN dari Malaysia. Saat mulai memimpin pada 2026, Manila diperkirakan memusatkan perhatian pada sengketa Laut China Selatan.