Harga minyak dunia turun pada perdagangan Senin (19/10) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membebaskan Rusia dari sanksi dan tarif tertentu.
Harga minyak dunia melonjak 4% akibat serangan Houthi di Arab Saudi, mencapai level tertinggi dalam lima bulan. Ketegangan pasar energi semakin meningkat.
Sedikitnya lima tentara Thailand tewas dalam serangan yang melanda sebuah pos keamanan di wilayah selatan negara tersebut, yang dilanda pemberontakan separatis.
Para penyerang menembak mati dua anggota Garda Revolusi Islam Iran di rumah mereka di kota Paveh, Iran barat, dekat perbatasan dengan wilayah Kurdistan, Irak.
Harga minyak dunia melonjak 4% ke US$ 113 per barel setelah serangan Houthi di Arab Saudi. Ketegangan di Timur Tengah picu kekhawatiran pasokan energi.