Pada minggu lalu, kisah asmara mantan istri Daus Mini, Yunita dan kekasih bulenya, Steve semakin memanas dengan kehadiran istri Steve, Ovie. Selain itu, berita seputar Ahmad Dhani yang tampil dengan kostum yang mirip dengan seragam tentara Nazi sukses menghebohkan.
Cawapres Jusuf Kalla menekankan pentingnya menerapkan pendidikan budi pekerti untuk memajukan IPTEK di Indonesia. Oleh sebab itu diperlukan adanya revolusi mental untuk memperbaiki budi pekerti bangsa Indonesia.
Dhani bantah dibayar Rp 10 miliar untuk mendukung Prabowo-Hatta. Ia menuding wartawan Der Spiegel dan TIME, yang menulis seragam Nazi yang dipakai Dhani, sebagai wartawan bodrex.
Penggunaan simbol mirip Nazi di baju penyanyi Ahmad Dhani menjadi polemik. Namun, menurut pengamat komunikasi politik Universitas Brawijaya (UB), polemik soal Nazi tidak berdampak luas bagi pemilih. Publik justru lebih tertarik dengan lagunya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan tidak membiayai videoklip kampanye Prabowo-Hatta yang dibikin Ahmad Dhani. Video itu menjadi kontroversial lantaran menampilkan atribut Nazi yang dikenakan Dhani.
Anggota tim kampanye calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla, Taufik Basari, menilai munculnya video tersebut bisa menjadi pendidikan politik yang buruk bagi masyarakat.
"Dia hanya menggunakan kostumnya, tapi kostum itu juga tidak mengidentikkan dengan pahamnya dia, dia seorang seniman, dia bukan seorang fasis," ujar Nurul.
Juru bicara tim pemenangan nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Bara Hasibuan mengatakan baju yang menyerupai seragam Nazi yang dikenakan Dhani tidak mencerminkan nilai-nilai yang Prabowo-Hatta perjuangkan.