Dikutip dari data BPS, Minggu (3/1/2021), sejak tahun 2010, jutaan ton kedelai diimpor tiap tahunnya. Di tahun 2010 Indonesia mengimpor 1,74 juta ton kedelai.
Naiknya harga kedelai disinyalir menjadi alasan para produsen tempe dan tahu mogok selama 3 hari. Kementan mengungkap biang kerok harga kedelai meroket
Di Indonesia, tempe dipandang sebelah mata sebagai makanan kelas bawah. Di tangan profesor dan doktor 3 generasi ini, tempe jadi makanan berharga kaya nutrisi.
Harga kedelai mengalami lonjakan drastis selama pandemi COVID-19, dari kisaran Rp 6.100-6.500 per kg per Maret-April 2020 lalu, kini jadi sekitar Rp 9.500/Kg.
Kini, para pedagang makanan sudah mulai kembali menjual tahu dan tempe. Seperti Darti, seorang pemilik warung nasi yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat.