Mulai dari main sekolah hingga aktifitas pemerintahan semuanya dilakukan di atas papan. Bermain bola dan aktifitas jual beli juga di atas papan. Mendengar suara bsising papan terinjan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Inilah keunikan Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat yang mendapat julukan Kota di Atas Papan
Mulai dari main sekolah hingga aktifitas pemerintahan semuanya dilakukan di atas papan. Bermain bola dan aktifitas jual beli juga di atas papan. Mendengar suara bsising papan terinjan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Inilah keunikan Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat yang mendapat julukan Kota di Atas Papan
Kepulauan Wakatobi dikenal sebagian besar penduduknya beragama Islam, sehingga tak heran jika bangunan masjid tua banyak ditemukan di sana. Di salah satu pulau terbesar di Wakatobi, Kaledupa tepatnya di Desa Ollo terdapat masjid tua yang sarat akan sejarah dan makna budaya setempat.
Kepulauan Wakatobi dikenal sebagian besar penduduknya beragama Islam, sehingga tak heran jika bangunan masjid tua banyak ditemukan di sana. Di salah satu pulau terbesar di Wakatobi, Kaledupa tepatnya di Desa Ollo terdapat masjid tua yang sarat akan sejarah dan makna budaya setempat.
Menikmati salah satu teluk terindah di perairan Raja Ampat dengan panorama pulau-pulau dan hamparan terumbu karang. Teluk Kabui, yang telah menyihir kami dengan pesona dan eksotikanya yang menawan.
Menikmati salah satu teluk terindah di perairan Raja Ampat dengan panorama pulau-pulau dan hamparan terumbu karang. Teluk Kabui, yang telah menyihir kami dengan pesona dan eksotikanya yang menawan.
Pelabuhan kecil Senggo di pedalaman Papua ini ramai dikunjungi berbagai jenis transportasi air dan juga pesawat kecil yang bisa take off dan landing di sungai.
Pelabuhan kecil Senggo di pedalaman Papua ini ramai dikunjungi berbagai jenis transportasi air dan juga pesawat kecil yang bisa take off dan landing di sungai.
Sebagai kerajaan Islam, sudah barang tentu salah satu peninggalan bersejarah Kerajaan Buton adalah Masjid Agung yang dibangun pada tahun 1712 ini dibangun oleh Sultan ke-19 Buton yaitu Sultan Sakiuddin Darul Alam.