Neno Warisman mengaku menemukan website yang mengatasnamakan Rekat Indonesia, padahal palsu. Situs itu terlacak menggunakan IP Address Amerika Serikat.
"Terlihat sekali cara pikir Fadli Zon dan BPN tertinggal 30 tahun dalam menyikapi soal kartu-kartu yang ditawarkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," ujar Ace.