Sebanyak 200 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI AD mejeng mengitari Monas. Bukan bersiaga untuk berperang, alat-alat ini sengaja dipamerkan kepada masyarakat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-68 TNI.
PT Pindad bersama TNI AD melakukan uji coba amunisi meriam 105 mm yang merupakan amunisi kaliber besar dengan jangkauan mencapai 11 kilometer di Kebumen, Jawa Tengah. Uji coba amunisi ini dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi sebelum amunisi tersebut dipasarkan.
Di Jakarta, seorang anggota Provos Sat Pol Air Baharkam Polri, Bripka Sukardi, ditembak orang tak dikenal. Senjatanya hilang, diduga diambil pelaku. Dalam kadar berbeda, teror serupa juga terjadi di Pontianak. Seorang anggota provos kehilangan senjata api setelah rumahnya disatroni pencuri.
Bukan rahasia kesejahteraan dan kehidupan sosial penyandang cacat tubuh maupun mental masih memprihatinkan. Keterampilan yang diajarkan, belum memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan layak.
Peluru yang ditembakkan pria misterius ke Fahmi Ba Harun seorang Satpam di Mojokerto telah diidentifikasi. Peluru tersebut diketahui buatan PT Pindad, setelah proyektil peluru diambil dari tubuh Fahmi.
BUMN produsen senjata dan panser, PT Pindad (Persero) membuka penerimaan karyawan baru. Pindad mencari 50 pria dan wanita lulusan D3 dan S1 perguruan tinggi.
Indonesia sudah sejak lama mampu memproduksi senjata melalui PT Pindad (Persero). Salah satu produk inovasi Pindad adalah peluru yang mampu menembus tank baja.