Rapat paripurna interpelasi sungguh menguras energi. Karena itulah ketika jam makan siang datang tapi tidak ada nasi kotak, anggota DPR pun "ribut" lagi.
Rapat paripurna DPR tentang jawaban pemerintah atas resolusi nuklir Iran berlangsung tanpa kehadiran SBY. Absennya SBY diduga karena bisikan penasihatnya.
Meski suasana ruang sidang interpelasi Iran di DPR masih memanas karena ketidakhadiran Presiden SBY, SBY tetap menolak datang ke gedung DPR. 7 Menterinya sudah cukup.
Gagal lewat musyarawah mufakat, pimpinan DPR akhirnya memberi kesempatan kepada pimpinan fraksi melakukan lobi untuk menentukan kelanjutan paripurna interpelasi Iran.
Jika pimpinan DPR sibuk menenangkan anggotanya, tidak demikian dengan para anggota. Anggota masih bisa ketawa-ketiwi sembari sibuk mengumbar interupsi.