"Saya menyarankan ada gerakan disiplin nasional seperti zaman Pak Harto dulu. Ditentukan harinya, bahwa tanggal sekian, bulan sekian," ujar Irjen Refdi.
Putri Pram, Astuti Ananta Toer, menceritakan mengenai rencana penerbitan catatan harian ayahnya saat detikHOT menyambangi kediaman mereka di Jakarta Timur.