Wapres Boediono optimistis Indonesia akan selamat dari krisis ekonomi yang terjadi di Eropa karena kondisi ekonomi yang cukup kuat dengan cadangan devisa US$ 120 miliar.
Pasar saham terus bergejolak dalam dua belan terakhir. Namun secara keseluruhan RI sangat kuat karena dukungan pasar domestik dan fundamental ekonomi yang terjaga.
Bank Indonesia (BI) diminta untuk menurunkan suku bunga acuannya alias BI Rate pada Oktober 2011 ini. Pasalnya masih ada ruang bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunganya.
BI meyakini pergerakan rupiah masih terkendali walaupun sempat ada guncangan di pasar valas yang mengakibatkan pelemahan. Rupiah akan kembali menguat dimulai hari ini
Meski sentimen belum sepenuhnya kuat, namun sinyal positif dari bursa saham AS dan hasil pertemuan G20 serta banyaknya saham-saham yang terdiskon bisa menjadi alasan untuk kembali ke pasar saham.
Kalangan pengusaha berbasis ekspor gembira dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi beberapa hari ini. Karena membuat barangnya jadi bersaing.
BI terus intervensi pelemahan rupiah, begitu juga bank-bank sentral di Asia yang mengintervensi pelemahan mata uangnya. Rupiah stabil dan dolar ditutup Rp 8.780 hari ini.
Cadangan devisa yang tinggi membuat pemerintah dan BI percaya diri menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil. Nilai dolar AS akan dijaga tetap stabil di bawah Rp 9.000.