Menurut data Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP), sedikitnya ada 714 orang tewas di Myanmar sejak kudeta militer. Lalu ada 3.000 orang yang telah ditahan.
Militer Myanmar memungut biaya 120 ribu Kyat Myanmar (Rp 1,2 juta) bagi keluarga yang ingin mengambil jenazah kerabatnya yang tewas di saat unjuk rasa.