Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, mengukir sejarah sebagai presiden pertama yang membuka dan menutup muktamar.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 31 Agustus. Hal ini disampaikan Ketua Panitia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Tabulasi usulan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) di Jombang melibatkan 24 relawan. Proses ini menentukan anggota AHWA untuk pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU.
Panitia Muktamar ke-35 NU menanggapi aksi unjuk rasa di Jombang. Gus Ipul menyebutnya dinamika biasa dan menegaskan keputusan ada di tangan muktamirin.
Muktamar ke-35 NU di Jombang mengubah mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU menjadi melibatkan AHWA, menggantikan sistem one man one vote. Pelajari lebih lanjut!