Baru-baru ini industri smartphone dikejutkan oleh Cadenza yang dibikin perusahaan bernama Turing. Tak tanggung-tanggung, RAM-nya 12 GB dan pakai dua prosesor.
Bisnis smartphone Huawei disebut tumbuh cukup pesat. Vendor asal China ini mengklaim bahwa pengiriman ponsel di tahun 2016 mencapai jumlah yang memuaskan.
Padahal merek Evercoss yang diusung oleh PT Aries Indo Global sudah dikenal sebagai produsen ponsel. Tapi kenapa perusahaan ini melahirkan merek baru, Genpro?
Smartphone vendor global seperti Apple dan Samsung, dipastikan bisa lebih cepat masuk ke Indonesia setelah proses uji lab dalam sertifikasi ponsel ditiadakan.
Kiprah HiCore di Indonesia memang baru seumur jagung. Namun untuk urusan komitmen kandungan lokal 30% dalam aturan TKDN 4G, vendor ponsel ini langsung setuju.
Turut bersaing di pasar ponsel Indonesia yang sengit, Huawei tak mau sekadar penggembira. Vendor ponsel asal China itu pun punya target untuk masuk tiga besar.
Kurang lebih empat bulan sudah sejak Huawei memperkenalkan P9 di Indonesia. Namun, hingga kini ponsel flagship Huawei itu tak kunjung dirilis. Kapan kira-kira?