Gejala penyakit misterius yang mereka alami: badan membengkak, sakit di dada, dan sesak napas. Tiga ABK WNI meninggal di tengah laut, 1 ABK meninggal di Busan.
Keluarga mendiang Efendi, salah satu WNI ABK di Kapal Long Xing 629, bercerita wajah Efendi membengkak saat terakhir kali mereka berkomunikasi lewat video call.
"Itu Pak, pasiennya disuruh, pasien positif COVID-19, nggak ada ventilator disuruh beli Rp 150 juta konon katanya harganya," kata anggota DPR Gus Irawan.
Kerja penuh siksa di kapal China menjadi sorotan lintas negara. Namun akar masalahnya dinilai ada di dalam negeri Indonesia, di agen penyalur tenaga kerja.