IHSG kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menanjak 62 poin. Bursa-bursa Asia yang menguat serta meredanya krisis utang As menjadi faktor pendorong naiknya IHSG.
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS terus menguat dan menembus Rp 8.400/US$ dipicu penyelesaian krisis utang AS yang menemui jalan buntu dan utang Uni Eropa.
IHSG menjadi bursa yang menguat paling kencang di dunia hari ini. Di tengah maraknya sentimen krisis utang Amerika Serikat dan Eropa, indeks berhasil mengukir rekor intraday tertingginya hari ini.
IHSG melemah tipis poin akibat terbawa arus tren negatif bursa Asia dan Global. Kekhawatiran gagal bayar utang AS membuat pelaku pasar ragu berinvestasi.
Pelemahan yang masih melanda bursa-bursa utama dunia diprediksi akan menebas IHSG yang sudah menjulang tinggi. Investor akan keluar sejenak, sembari menunggu bursa regional membaik.