Pelajar SMP, R (16) ditangkap polisi karena merampas mobil taksi online di Sleman. Kini R dititipkan sementara di Rumah Sosial Penampungan Anak (RSPA).
Polisi telah memeriksa pelaku perampasan mobil taksi online di Sleman, R (16). Siswa SMP ini mengaku nekat melakukan aksinya karena ingin memiliki mobil.
Polisi memastikan tetap akan memproses secara hukum kasus perampasan taksi online di Sleman. Meski keluarga dan sekolah menemui korban meminta berdamai.
Sekolah dan keluarga pelaku perampasan terhadap sopir taksi online di Sleman menemui korban minta damai dan kasusnya tidak dilanjutkan. Namun korban tidak mau.
Sopir taksi online yang menjadi korban perampasan di Sleman menuntut kasus diusut tuntas. Meski pelaku masih anak-anak, tindakannya sudah direncanakan .
"Dugaan awal sudah direncanakan, dia bawa tongkat dan semprotan berisi cairan obat nyamuk dari rumah ditaruh di tas, dipersiapkan sejak awal," kata Kapolsek.
Teknologi datang kepada kita, menawarkan efektivitas dan efisiensi namun melenyapkan hal-hal lama yang kadang membuat kita menikmati takdir sebagai manusia.