Ki Hadjar Dewantara membawa trilogi pendidikan: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Ketiga prinsip itu mulai banyak dikhianati.
Delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto baru saja melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick
Pemerintah AS menyoroti penggunaan sistem pembayaran domestik Indonesia seperti Quick Response Indonesian Standard (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Bisnis fesyen kala itu memang sangat bagus, Mansyur mengambil kelas menengah atas dengan menjual beragam fesyen impor yang didapatnya dari Pasar Tanah Abang.