Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan penelusuran kasus penyiraman air keras terhadap Novel terus dilakukan. Kewenangan penanganan kasus ada di tangan penyidik
Penyidik KPK Novel Baswedan dikunjungi kolega di KPK dalam suasana lebaran. Kunjungan tersebut, menurut Novel, sebagai bentuk dukungan dari rekan-rekannya itu.
Direktur Utama PT Sarana Bangun Nusantara, Hasmun Hamzah, didakwa memberikan uang suap Rp 6,7 miliar ke Wali Kota Kendari Asrun dan Adriatama Dwi Putra.