Dinas Sosial Banten mendapati di lapangan warga memiliki rumah layak dan mobil menjadi penerima bansos. Pasalnya, mereka termasuk ketegori terdampak Corona.
Plt Sekretaris Dinsos Pemprov Banten Budi Darma mengakui bahwa penyaluran bansos berupa jaring pengaman sosial untuk warga terdampak COVID-19 terkesan lambat.
Anggaran penanganan COVID-19 di Banten harus transparan. Sebab, uang yang disiapkan untuk penanggulangan virus dan bantuan sosial itu nilainya triliunan rupiah.