'Teror' buaya di musim kawin yang menyerang manusia terjadi di Kaltim dan Riau. Kondisi jasad korban ada yang utuh dan ada juga yang termakan buaya. Kok beda?
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hellen Kurniati menduga Suprianto diserang sebab dianggap menganggu teritorial buaya di sungai tersebut.
Dulu ada pawang yang berhasil 'memanggil' buaya untuk kembalikan jasad korban, kini ada pawang yang justru jadi mangsa buaya saat ingin memanggil korban.