Korban jiwa akibat dua ledakan yang mengguncang salah satu universitas di Aleppo, Suriah, terus bertambah. Hingga saat ini, dilaporkan sedikitnya 82 orang tewas akibat ledakan ini.
Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi politik yang sedang berlangsung di Suriah. Bahkan Menlu Marty Natalegawa sudah menghubungi Menlu Rusia untuk membahas masalah ini.
Korban jiwa terus berjatuhan dalam konflik Suriah. Serangan udara ke sebuah kota yang dikuasai pemberontak di dekat Damaskus, ibukota Suriah, menewaskan 20 orang hari ini.
Pemerintah Rusia terus menolak upaya penggantian rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Ditegaskan bahwa penggulingan Assad mustahil untuk dilaksanakan.
NATO mengatakan militer Suriah kembali menembakkan rudal balistik ke arah kota-kota di bagian utara negara itu, yang merupakan rudal ketiga dalam beberapa hari belakangan.
Aksi kekerasan di Suriah kembali memakan korban jiwa. Kali ini, serangan udara militer Suriah menewaskan 10 warga sipil di Kota Homs, termasuk 4 anak-anak yang merupakan kakak-adik.
Konflik Suriah belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menegaskan, tak akan ada solusi militer untuk krisis Suriah.
Presiden Suriah Bashar al-Assad dijuluki 'pemimpin paling brutal' di dunia, untuk saat ini. Julukan tersebut diberikan pejabat AS merujuk pada aksi tak berperikemanusiaan yang dilakukan Assad.
Paus Benediktus menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengakhiri pembunuhan yang tak henti-hentinya di Suriah sebelum negara itu menjadi ladang kehancuran.