"Kenaikan itu tidak wajar, bisa menimbulkan masalah psikologis," kata Jenderal (Purn) Rudini mengomentari kabar pangkat baru Hari Sabarno dan Hendropriyono.
Pengamat intelijen Wawan Purwanto menilai, langkah mundur Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto merupakan strategi agar bisa menjabat di bawah SBY.
Pengunduran Panglima TNI Jend. Endriartono Sutarto tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan SBY. Namun dengan pengangkatan Jend. Ryamrizard Ryacudu akan menyulitkan SBY.