"Kominfo, jika diperlukan, akan terlibat dalam proses investigasi. Koordinasi sudah dilakukan sejak sehari (kemarin) tadi," juru bicara Kominfo Dedy Permadi.
Mulanya, tangkapan layar pesan singkat berisi peringatan gempa diunggah sejumlah warganet. BMKG menjelaskan pesan itu ini terkirim karena kesalahan sistem.