Setara Institute mengkritik mutasi 85 perwira tinggi (pati) oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelang masa pensiun. Keputusan Gatot dinilai tak etis.
Komisi I DPR menyetujui Marsekal Hadi menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot. Komisi I juga menyetujui usulan pemberhentian Gatot dengan hormat.
Marsekal Hadi Tjahjanto telah menjalani fit and proper test calon panglima TNI di Komisi I DPR. Marsekal Hadi mendapat persetujuan DPR untuk 'naik jabatan'.