Seiring masifnya kompetisi di ranah pesan instan, WhatsApp tak mau kalah. Sejumlah fitur mumpuni pu dihadirkan layanan ini demi mempertahankan dominasinya.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan saat ini ia sering mengutamakan penggunaan layanan pesan instan buatan lokal, misalnya Pesan Kita.