SPG tersebut mengaku merekam video karena panik setelah mendengar desa-desu adanya pendemo yang masuk ke ITC Roxy Mas. Faktanya tidak ada pendemo masuk.
Massa demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja sempat merusak Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat. Tak hanya merusak, massa juga disebut melakukan penjarahan.
Y mengaku hanya merekam video situasi kepanikannya saat itu karena mendengar desas-desus ada massa masuk ke ITC Roxy Mas. Dia tak menulis 'dijarah' pada video.