Ribuan orang Lebanon, yang marah dengan para pemimpin politik mereka, kembali turun ke jalan setelah ledakan besar yang menewaskan sedikitnya 154 orang.
Korban tewas akibat ledakan di Lebanon mencapai 154 orang dan ribuan lainnya terluka. Pemerintah setempat menyatakan kerugian mencapai sekitar Rp73 triliun.
Amonium nitrat diduga menjadi biang kerok ledakan dahsyat di Beirut Lebanon. Ternyata, penyimpanan zat berbahaya ini sudah pernah mendapatkan peringatan.