Neno Warisman bicara soal puisi pada Munajat 212 yang jadi kontroversi. Neno menegaskan soal dirinya yang ekspresif menyampaikan sesuatu, termasuk doa.
Ahmad Syafii Maarif tidak ambil pusing dengan pernyataan BPN Prabowo-Sandi yang menilai dirinya khilaf saat menyebut puisi Neno Warisman sebagai puisi biadab.
Kekerasan terhadap jurnalis terjadi lagi minggu lalu. Mirisnya, hal itu terjadi tatkala ribuan Muslim sedang khusyuk menjalani munajat untuk kebaikan bangsa.
Puisi Neno Warisman di Munajat 212 dianggap biadab oleh Buya Syafii Ma'arif. Kritikan untuk Neno itu dibalas pro Prabowo dengan menyinggung Buya Syafii khilaf.
"Orang berkarya seni melalui puisi ya kita hormatilah. Yang penting tidak merevisi doa, he-he-he.... Pak Syafii sedang khilaf ya?" kata Dradjad Wibowo.
Dengan melihat realitas keberislaman yang diperagakan sedemikian arogan belakangan ini, narasi "Perang Badar" macam apa yang sebetulnya sedang diperjuangkan?