Pagi cerah dan udara hangat. Keceriaan mengiringi perjalanan kami ke Cianjur. Menelusuri kebun teh, mencicipi teh Walini yang harum plus dodongkal yang pulen wangi. Semangat dan antusiaspun berlanjut saat berebut nasi berureum seungit yang hangat mengepul. Semuanya licin tandas berikut ayam honje dan semur jengki. Raos pisan euy!
Sudah berapa lama Anda tinggal di Jakarta? Pernahkah Anda mencicipi pecak salak, sayur gabus pucung, pecak gurame, atau nasi bukhari? Sederetan nama hidangan khas Betawi tersebut ada di berbagai pelosok Jakarta. Pengaruh budaya Cina, Arab, India dan Portugis menjelma dalam hidangan unik khas Betawi. Andapun bisa mencoba memasaknya sendiri melalui resep-resep di buku ini.
Kalau ada sisa opor ayam, semur ayam atau ayam goreng yang sudah tak diminati lagi, Anda bisa menyulapnya menjadi nasi campur yang sedap ini. Tambahan telur dadar dan brokoli membuat rasanya jadi istimewa, tampilannya juga jadi makin memikat!
Sebaiknya tiriskan bumbu yang melekat pada daging ayam (missal bumbu opor atau semur) agar rasanya tidak terlalu kuat. Gunakan api besar saat mengaduk nasi dengan bumbu dan ayam agar lebih cepat tercampur rata dan nasi agak kering.
Chintami Atmanegara sudah bertahun-tahun tak makan daging. Tapi saat di hari Lebaran rendang dihidangkan, Chintami tak sanggup menahan godaan melepas dietnya.
Jika di Bogor ada soto Bogor dan di Bali ada bebek goreng Bali. Nah, di Cianjur juga ada bubur ayam Cianjur yang gurih dan enak. Penasaran kami pun berniat ingin 'mengadu'-nya dengan bubur Sukabumi yang juga tak kalah kondang. Hmm... tak hanya enak, kedua bubur ayam tersebut juga diracik unik dengan sentuhan yang berbeda. Karenanya kami pun langsung meluncur ke Cianjur untuk membuktikannya sendiri!!
Nasi tak harus disajikan putih polos. Dengan sedikit tambahan ini dan itu, nasi bisa tampil dengan rasa baru yang lebih enak. Bukan hanya rasanya enak tetapi kandungan nutrisinya juga jadi lebih lengkap. Apa saja trik mengolahnya? Bahan apa saja yang bisa ditambahkan? Dapatkan info lengkapnya berikut ini!
Penampilannya mirip rendang ayam, tetapi semur ayam racikan Rahmayeni ini rasanya unik. Ada rasa pedas, manis dan gurih sekaligus. Rasa gurih ayam dan kelapa yang harum membuat semur ini sangat enak dan dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi!