PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku produsen Mitsubishi baru akan meramaikan pasar mobil murah dan ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC).
Akibat banyaknya hari libur di Agustus lalu, penjualan mobil di Indonesia jeblok. Hanya ada 79.409 mobil yang terjual di Agustus, turun drastis dari penjualan sebelumnya yang mencapai 112.183 mobil.
Industri otomotif Indonesia dalam sebulan belakangan mendapatkan banyak rintangan. Mulai dari kurs rupiah yang melemah signifikan hingga rencana pemerintah untuk menaikkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM. Bagaimana Mitsubishi menyikapinya?
Pemerintah akan mengaudit para calon produsen mobil murah atau low cost and green car (LCGC). Tujuannya untuk memastikan bahwa produsen bersangkutan memenuhi syarat LCGC.
Mitsubishi dilaporkan akan membangun pabrik terbaru di Indonesia untuk mengantisipasi melonjaknya penjualan mobil di ASEAN termasuk Indonesia. Namun pemegang merek Mitsubishi di Indonesia, KTB belum mengetahui rencana itu.
Penjualan mobil tahun ini diperkirakan akan menembus 1,2 juta unit. Angka itu diprediksi akan tercapai meski ada kenaikan BBM ataupun tanpa mobil murah atau Low Cost and Green Car.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan kalau Presiden SBY sudah menandatangani regulasi soal mobil murah atau Low Cost And Green Car (LCGC) pada 23 Mei. Namun, para produsen mobil mengaku belum mengetahui isi dari regulasi tersebut.