Bau kampanye terlihat di lokasi peresmian Jembatan Suramadu (Surabaya - Madura). Sebuah baliho besar bertuliskan kata 'lanjutkan' nampak mejeng di sekitar pintu masuk jembatan di Bangkalan.
Sehari sebelum diresmikan Presiden SBY, Jusuf Kalla (JK) akan mengunjungi Jembatan Suramadu. Nampaknya JK berusaha selalu konsisten dengan slogannya 'Lebih Cepat Lebih Baik'.
Tiga mantan presiden Indonesia turut diundang untuk menyaksikan peresmian Jembatan Nasional Suramadu oleh Presiden SBY pada Rabu (10/6/2009). Namun panitia tidak bisa memastikan kehadirannnya.
Capres SBY yang juga incumbent mengawali awal pekannya dengan kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan capres JK tetap berada di Jakarta untuk bersilaturahmi pengurus PGI.
Deklarasi kampanye damai Pilpres 2009 yang pelaksanaannya diundur dari 2 Juni menjadi 10 Juni dinilai diintervensi oleh pasangan calon tertentu. KPU sebagai penanggung jawab acara pun dinilai sudah tidak lagi independen.
Selain memasang weight in motion, pimpro Jembatan Suramadu juga memasang alat navigasi laut. Alat navigasi yang dipasang di bawah kaki jembatan utama ini diperuntukkan bagi kapal-kapal yang lewat di bawah Suramadu.
Seluruh jenis kendaraan nantinya diperbolehkan melewati Jembatan Suramadu. Namun, untuk melewati jembatan sepanjang 5,4 kilometer ini, beban yang dibawa kendaraan tidak boleh melebihi 10 ton.
Lima hari lagi, Jembatan Suramadu akan diresmikan. Pimpinan proyek menyatakan jembatan penghubung Kota Surabaya dengan Madura ini sudah siap digunakan, dan proses pengerjaan sudah mencapai 99,9 persen.
Jasa Marga akhirnya memenangkan tender operator Jembatan (tol) Suramadu untuk pengoperasian selama 18 bulan ke depan. Jasa Marga akan menjadi operator sementara di masa transisi.