Tak kalah dengan elemen masyarakat lainnya, siswa TK Az Zalfa di Pacitan menggelar aksi simpatik mengumpulkan koin. Aksi mereka lakukan agar Monumen Jenderal Sudirman tidak dijual.
Penolakan terhadap rencana pelelangan Monumen Jendral Sudirman di Pacitan terus berlanjut. Usai berunjuk rasa, warga menggelar doa bersama. Mereka berharap rencana penjualan lokasi bersejarah itu batal dilakukan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memfasilitasi antara pemilik dan Pemkab Pacitan terkait monumen Panglima Jenderal Sudirman. Menurut mereka ini harus segera diselesaikan karena masuk masalah publik.
Pelelangan Monumen Jenderal Besar Sudirman dan rumah gerilya di Pacitan menuai kecaman. Puluhan warga unjukrasa di pintu gerbang wisata sejarah yang berada di Desa Pakisbaru, Nawangan, Senin siang.
Pemerintah dituntut segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan patung Monumen Jenderal Sudirman dan rumah bekas markas gerilya d Pacitan yang dilelang melalui internet. Dan cagar budaya tidak boleh dijual secara sembarangan.
Patung Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman dan rumah bekas markas gerilya diĀ komplek wisata sejarah di Pacitan, Jawa Timur, dilelang melalui internet. Anda memiliki pendapat, detik ini juga utarakan di panggone padu!
Wacana pelelangan patung Monumen Jenderal Sudirman di Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, Pacitan memicu keprihatinan, apalagi jika obyek wisata sejarah itu jatuh ke tangan pihak asing. Ahli waris dan pemerintah pun diminta duduk bersama.
Meskipun sempat muncul di salah satu situs lelang bersamaan dengan foto patung Jenderal Sudirman, rumah bekas markas gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan dipastikan aman. Sebab pengelolaan rumah tersebut telah diserahkan kepada BP3 Trowulan.
Meskipun sempat muncul di salah satu situs lelang bersamaan dengan foto patung Jenderal Sudirman, rumah bekas markas gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan dipastikan aman. Sebab pengelolaan rumah tersebut telah diserahkan kepada BP3 Trowulan.