Demo mahasiswa Jember menolak omnibus law ricuh. Kericuhan berujung aksi pelemparan batu ke kantor DPRD Jember yang membuat kaca gedung wakil rakyat itu pecah.
Polri menjelaskan, tersangka JG, yang merupakan anggota KAMI Medan, menyampaikan narasi menciptakan kerusuhan seperti pada '98 di WAG hingga menyiapkan molotov.