KPK mengatakan cap jempol di amplop 'serangan fajar' yang disita dari perkara Bowo Sidik Pangarso hanya untuk kepentingan pileg. BPN Prabowo-Sandi meragukannya.
"Kalau kubu sebelah merasa ini momentumnya politis, kenapa harus merasa kepanasan? Toh Pak Wiranto juga tidak menyebutkan secara khusus soal posisi Pak Prabowo"
Wiranto menceritakan situasi yang dia hadapi saat 1998 silam. Para politikus menduga Wiranto mengambil momentum politik jelang Pemilu. Namun Wiranto menepis itu
Politikus Hanura Inas Nasrullah dan politikus PD Jansen Sitindaon adu argumen soal Amien Rais yang tak ingin Hotel Borobudur jadi tempat penghitungan suara.
"Di manapun perhitungan suara dilakukan di 2009, tak akan mengubah situasi kemenangan Pak SBY. Bahkan penghitungan suara dilakukan di rumah Inas," kata Jansen.