Platform media sosial seperti Facebook dan Instagram memaparkan strategi mereka untuk mencegah penyebaran hoax terkait virus corona COVID-19. Seperti apa langkah yang diambil?
Kominfo imbau masyarakat tidak mudah percaya hoax terkait virus corona. Hoax tersebut justru mengandung malware yang dapat melakukan pencurian data pembacanya.
Polri mencatat 70 kasus penyebaran berita bohong (hoax) mengenai Covid-19. Dari kasus hoax tersebut, kasus terbanyak penyebaran hoax ada di Jawa Timur.
Siwi Sidi tidak terima dengan akun Twitter @digeeembok yang menyebarkan isu dirinya gundik petinggi Garuda. Ia pun melaporkan oknum tersebut ke kepolisian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan laporan Syahrini atas dugaan pencemaran nama baik dan video tidak senonoh. Polisi kini telah mengamankan 2 pelaku.