Pemerintah optimistis nilai tukar rupiah kembali menguat atas dolar AS dan mencapai asumsi pada APBN Perubahan 2014 Rp 11.600/US$. Meski dolar sempat menyentuh Rp 12.000.
Menurut Juniman, Kepala Ekonom BII, subsidi BBM layaknya obat jangka pendek bagi perekonomian. Harga BBM memang murah karena disubsidi, tapi menimbulkan masalah di kemudian hari.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau seiring cukup banyaknya sentimen positif di pasar. Kemungkinan Indeks akan mencoba mencapai level baru di kisaran 4.900.
IHSG hari ini bisa melanjutkan penguatan karena banyaknya sentimen positif. Seperti dari kinclongnya Wall Street semalam, dan juga data surplus neraca perdagangan.
Nilai tukar rupiah akhirnya menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah beberapa hari sebelumnya melemah tajam, pemicunya karena surplus perdagangan meski hanya tipis.
Neraca perdagangan pada Mei 2014 mampu mencatat surplus tipis sebesar US$ 69,9 juta. Ekspor sepanjang Mei adalah US$ 14,83 miliar, kemudian impor US$ 14,76 miliar.
Indeks konsolidasi dan bergerak tertahan di EMA 50. Hari ini indeks akan bergerak mixed to up coba menguji resistance di 4.889. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.856 dan resistance 4.889.