Minimnya sentimen segar dari dalam negeri membuat pelaku pasar kini mengandalkan berita laporan keuangan emiten 2008. Belum ada magnet yang bisa menyedot investor masuk lantai bursa.
Pasar saham dalam negeri masih diselimuti sentimen negatif dari eksternal. Pelemahan bursa regional bisa kembali menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah.
Baru sehari menguat, Wall Street kembali longsor. Keluarnya sejumlah laporan keuangan yang mengecewakan, terutama untuk sektor konsumer membuat saham-saham di Wall Street kembali tertekan.
Pasar saham dalam negeri masih akan mengalami ketatnya likuiditas yang membuat nilai transaksi tidak maksimal. IHSG dilanda keringnya sentimen dari global.
IHSG masih akan mengalami volatilitas tinggi di tengah ketatnya likuiditas. Bursa Asia dan Wall Street yang melemah bisa membuat IHSG ikut tertekan ke zona negatif.
Pasar saham dalam negeri masih rentan akan ancaman pelemahan di akhir pekan ini. Saham-saham yang sudah dalam posisi jenuh beli harus berjuang keras masuk ke zona positif.
Setelah terus menerus terkapar, saham-saham di Wall Street akhirnya rebound meski sangat tipis. Pasar mulai memiliki keyakinan bahwa pemerintah akan segera melakukan tindakan untuk mengakhiri resesi.
Perdagangan saham di BEI Selasa ini akan menjadi puncak perdagangan terakhir di tahun 2008. IHSG harus berjuang ke zona positif di tengah tipisnya perdagangan saham karena terbawa suasana libur akhir tahun.