PGN menunda rencana penerbitan obligasi senilai Rp 1,5 triliun yang rencananya pada kuartal I tahun ini dengan alasan pasar global yang belum kondusif.
Harga minyak dunia akan tetap berada di atas US$ 47 dolar per barel. Hal itu, dipicu oleh kenaikan permintaan energi global dan belum berubahnya kuota OPEC.
IHSG pada pukul 09.44 WIB terkoreksi 3,109 ke posisi 768,555. Namun demikian indeks diprediksi masih akan berada di teritori positif meski kenaikannya tidak terlalu besar.
Minimnya sentimen positif membuat investor memilih wait and see. Akibatnya, IHSG pada penutupan perdagangan Rabu hanya naik tipis 0,476 poin ke level 707,887.