Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Malang periode 2014-2019 diwarnai aksi dua unjuk rasa. Unjuk rasa dilakukan oleh mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan jurnalis.
Kantor KPU Kota Malang, Sabtu (19/7/2014) siang, dikepung massa. Kehadiran mereka bukan terkait pelaksanaan Pilpres baru saja bergulir. Namun, meminta KPU untuk tegas memutuskan 45 anggota dewan terpilih periode 2014-2019.
Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Bersih dan Damai menggelar aksi di depan DPRD Kota Malang. Massa yang membawa beberapa poster bertuliskan tuntutan, juga membawa ratusan surat cinta bergambar capres nomor urut dua Prabowo Subianto.
Keputusan bulat Pemerintah Daerah Banyuwangi dalam memerangi keberadaan lokalisasi terbukti bukan gertak sambal belaka. Satpol PP dan kepolisian akan menjerat para PSK dan mucikari nakal yang tetap beroperasi.
Belasan buruh PT Karya Guna Eka Tama Pasuruan, yang bernaung dalam Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) mendatangi kantor DPRD setempat. Mereka mengadukan nasibnya karena ditelantarkan perusahaan dan mendapat intimidasi.
Impian Politeknik Kota Malang (Poltekom) menjadi perguruan tinggi kandas. Penyebabnya, Pemerintah Kota Malang gagal memenuhi syarat jumlah minimal mahasiswa sebanyak 4 ribu orang, dan menyiapkan lahan seluas 10 hektare.
Walikota Malang menjamin armada taksi Blue Bird kapanpun bisa beroperasi di Kota Malang. Meski armada taksi lokal pernah menolak hingga berjanji memperbaiki pelayanan.
Polisi tengah menelusuri perbuatan bejat Samsul Hadi (42), guru SMP Islam di Kota Malang terhadap murid-muridnya yang lain. Karena posisi pelaku sebagai guru sangat memungkinkan untuk melakukan modus yang sama pada murid lainnya.
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen Partai Demokrat, berhasil kembali ke DPR dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII. Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Assegaf juga berhasil kembali ke DPR dari Dapil Jawa Timur V.