Yang lebih disayangkan lagi adalah ternyata kualitas Service Center yang tidak bisa mengantisipasi hal tersebut melainkan hanya melimpahkan tanggung jawab itu sepenuhnya pada konsumen dengan harga servis plus part yang 'luar biasa wah'.
Setelah saya search di internet kasus ini juga menimpa user lain yang menggunakan jenis lensa yang sama. Kelihatannya produk ini cacat design Sudah seharusnya Canon me-recall produk di atas sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pelanggan.
Mohon dengan sangat petugas bagasi Bandara Adi Sucipto atau pihak Batavia Air untuk membantu mengembalikan kamera kalau masih ada, memory card, atau bisa lewat email file-filenya. Karena, file tersebut sangatlah penting.
Saya harus membayar biaya pembatalan servis. Sebagai konsumen saya merasa seperti sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sangat dirugikan oleh kualitas Canon dan masih diharuskan membayar untuk menebus kamera yang sudah rusak.
Akibat kejadian yang saya alami tersebut saya berharap pihak Sony mau mengevaluasi terhadap produk yang tidak berkualitas. Menurut petugas servis tersebut bahwa bukan hanya saya saja yang mengalami kerusakan yang serupa.
Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih karena telah diberikan solusi yang terbaik. Nikon Pusat Servis mengetahui letak ketidaknyamanan saya. Saya harap Nikon Pusat Servis dapat terus meningkatkan pelayanan yang diberikan.
Unjukrasa sekitar 80 warga Dusun Rangkah, Desa Sumber Jati, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto berakhir ricuh. Ini dipicu kekecewaan warga pengangkatan Kepala Dusun (Kasun) Rangkah Sumarno.
Saya ingin menanyakan apakah garansi tidak berfungsi? Apakah memang begini garansi servis Kodak dari PT Macinso. Alangkah kasihan para konsumen Kodak. Mudah-mudahan hanya saya yang mengalami ini.