Data kemiskinan Indonesia menjadi perdebatan antara BPS dan Bank Dunia. BPS menjelaskan perbedaan angka disebabkan oleh standar garis kemiskinan yang berbeda.
Kepala BPS menanggapi klaim Wakil Menteri PKP tentang backlog perumahan 15 juta unit, menyebut angka sebenarnya 9,9 juta dan akan diperbarui Juli 2025.