Rencana pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat yang sempat hilang kini muncul lagi. Bahkan Ketua DPR Setya Novanto mengatakan rencana tersebut sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Proyek pembangunan gedung baru DPR setelah lama hilang isunya, tiba-tiba terungkap dalam pidato penutupan masa sidang DPR oleh ketua DPR Setya Novanto, Jumat (23/4) lalu.
Setelah isunya sempat hilang, rencana pembangunan gedung baru DPR kembali mencuat lagi dan sudah mendapat persetujuan paripurna DPR. Bahkan, rencana pembangunan itu sudah disetujui Presiden Joko Widodo.
560 Anggota DPR dilantik pada bulan Oktober 2014. Kurang lebih enam bulan mereka bekerja. Ada sejumlah catatan miring terkait aktivitas mereka setelah menjabat. Mulai dari merokok, berkelahi, hingga sekarang tertangkap dugaan suap.
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut ada 242 anggota DPR bermasalah dengan hukum. Mulai dari kasus pelanggaran HAM hingga korupsi. Apa tanggapan pimpinan DPR?
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo tiba-tiba mengucapkan hal mencengangkan terkait situasi politik di negeri ini. Dengan posisi KMP yang kini menguasai parlemen, Hashim mengatakan akan menghambat Presiden Terpilih Joko Widodo di pemerintahan mendatang.
Sidang paripurna DPR di hari pertama jadi sorotan. Berjuta pasang mata melihat secara langsung keriuhan di Senayan lewat televisi. Di dunia maya, hastag #WakilRakyatKampungan, #SaveCeuPopong, dan #SetyaNovanto jadi trending topic.
Gaya Popong Otje Djunjunan atau Ceu Popong memimpin paripurna sebagai pimpinan sementara DPR mengundang gelak tawa. Di akhir tugasnya, Ceu Popong bahkan masih sanggup membuat anggota dewan tertawa.
Mendagri Gamawan Fauzi melaporkan M Nazaruddin terkait kasus pencemaran baik sehubungan laporan dugaan korupsi e-KTP. Namun di sisi lain, Gamawan mengaku siap jika dipanggil KPK.