Banyak balon udara terbang liar di langit Solo, Yogya hingga Semarang. Lanud Adisutjipto melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari mana asal balon udara itu.
Selama pandemi virus Corona (COVID-19), jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto maupun Yogyakarta International Airport (YIA) mengalami penurunan 95 persen.
Pelepasan balon udara secara liar membahayakan aktivitas penerbangan. Lanud Adisutjipto pun mengingatkan agar warga tidak sembarangan menerbangkan balon udara.
Belasan benda misterius yang terbang di langit Solo, Semarang, hingga DIY diketahui merupakan balon udara. Yang jatuh di Gunungkidul, DIY, berdiameter 5 meter.
2 bandara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bandara Internasional Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA) bersiap buka penerbangan komersial.