Gedung DPRD Kota Jambi, Rabu, dilempari batu oleh massa yang datang bersepeda motor. Akibatnya, kaca pintu dan jendela di kantor dewan itu pecah berantakan.
Puluhan anggota klub motor ditilang Satlantas Polres Salatiga. Penyebabnya, mereka konvoi dan melakukan atraksi jumping di Jalan Adi Sucipto, Kota Salatiga.
Ikatan Motor Indonesia akan menerbitkan standardisasi cara berkendara motor berkelompok. Nantinya, panduan konvoi motor itu dikemas dalam bentuk buku dan video.
Sebuah video diduga korban aksi lempar batu oleh pesilat beredar di WhatsApp. Video 28 detik itu menunjukkan seorang pria mengalami luka berdarah di wajah.