Angka ini membaik signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya (Q3-2023) yang rugi usaha Rp 364,89 miliar dan kuartal 4-2022 yakni rugi usaha Rp 1,71 triliun.
Dari sisi laba bersih atribusi entitas induk, Uber meraih angka laba sebesar US$ 1,89 miliar atau sekitar Rp 30 triliun dari setahun sebelumnya yang rugi.