PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa seluruh Gaza akan berada di bawah kendali Israel pada akhir serangan intensif di wilayah Palestina tersebut.
Kepala bantuan PBB Tom Fletcher menyerukan untuk tidak membuang-buang waktu untuk proposal alternatif yang didukung AS untuk mengirimkan bantuan ke Gaza.
Trump melontarkan pernyataan kontroversial dalam kunjungan ke Qatar, dengan mengakui ingin AS "mengambil alih" Gaza dan mengubahnya menjadi "zona kebebasan".
Warga Gaza, yang tiba di Afsel pekan lalu, mengatakan bahwa mereka telah membayar sebesar US$ 2.000 (Rp 33,5 juta) per kursi untuk bisa terbang ke negara itu.