Selama awal tahun ini, penjualan otomotif di Indonesia turun drastis. Namun sinyal-sinyal kenaikan pasar sepertinya mulai terlihat. Menjelang bulan puasa, orang biasanya berbondong-bondong membeli mobil.
Masalah kantung udara yang melanda Honda di Amerika masih jauh dari usai sepertinya. Baru tanggal 28 Mei kemarin, Honda mengumumkan lagi penarikan mobilnya.
Penarikan besar-besaran akibat masalah airbag Takata di mobil Honda juga berpengaruh untuk Australia. Setidaknya 109.551 mobil Honda di Australia ditarik.
Sekilas melihat mobil ini sudah bukan lagi seperti aslinya. Tapi, ketika Anda melihat dari sisi kanan, guratan desain Honda CR-V-nya masih terlihat jelas. Yup, karena sebelah kirinya sudah dirombak. Membuka pintunya dibuat sangat ekstrem.
Honda mulai menarik 11.381 unit mobil produksinya di India untuk memperbaiki kantung udara yang berpotensi bermasalah. Pengumuman itu dibuat sehari setelah Honda Motor pusat di Jepang mengumumkan penarikan secara global karena malasah yang sama.
Honda memperluas lineup model Sport Utility Vehicle (SUV) dan sedan di Tiongkok dengan memperkenalkan mobil Concept D. Mobil konsep ini ternyata disiapkan untuk menjadi mobil SUV mewah Honda.
Penjualan mobil di awal tahun ini masih lesu. Contohnya dialami Honda. Pada bulan April lalu, Honda mencetak angka penjualan 10.583 unit, angka ini turun dibanding bulan-bulan sebelumnya dan merupakan terendah selama tahun 2015.
Dalam 3 bulan terakhir di tahun 2015, pangsa pasar kendaraan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) meningkat cukup tajam. Peningkatannya yakni dari 11,86 persen menjadi 18,68 persen. Produsen mobil Nissan pun optimistis segmen SUV ini akan terus tumbuh.