Sejumlah TK dan SD di Pekanbaru mengambil kebijakan meliburkan siswanya karena kabut asap. Walau libur, anak-anak tetap beraktivitas bermain di tengah kabut asap.
Kondisi di sekitar Gunung Kelud yang penuh dengan debu vulkanik membuat banyak penduduk mulai mengalami gangguan kesehatan, mulai dari masalah pernapasan, mata, kulit, hingga imunitas.
Sebanyak 1.315 orang warga Yogyakarta terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pasca hujan abu Gunung Kelud. Sebagian di antaranya mengalami iritasi di mata dan tenggorokan.
Sebanyak 1.315 orang warga Yogyakarta terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pasca hujan abu Gunung Kelud. Sebagian di antaranya mengalami iritasi di mata dan tenggorokan.
Banjir yang belakangan ini melanda Jakarta memang sudah surut. Namun dampak yang ditimbulkan masih terasa. Salah satunya ada penyakit yang timbul pasca banjir. Terlebih lagi jika masyarakat tidak menjaga kebersihan lingkungan rumahnya pasca banjir.
Kabut asap imbas dari kebakaran lahan di Riau berdampak negatif untuk kesehatan. Kini tercatat, dalam dua pekan terakhir 15.292 masyarakat terserang penyakit terutama ISPA.
Meski sudah mulai berkurang, namun abu Gunung Kelud masih membahayakan kesehatan. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta siswa siswi Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) diliburkan dahulu.
Beberapa kasus kecelakaan lalu-lintas saat hujan abu Kelud terjadi di Yogyakarta. Kepolisian terutama anggota polisi lalu-lintas didesak agar tetap berjaga di jalan raya untuk mengurangi terjadi kecelakaan.
Tebalnya debu vulkanik kiriman dari Gunung Kelud, Kediri tak pelak menimbulkan kekhawatiran akan munculnya gangguan kesehatan pada masyarakat di Kota Pelajar. Beruntung di sejumlah rumah sakit dan puskesmas rujukan juga belum ada laporan keluhan kesehatan.