Massa yang marah akibat kabar hoaks membakar Polsek Tambelangan, Sampang. Di sela aksi pembakaran ini, polisi menembak satu orang yang mencoba menyerang polisi.
Motif pembunuhan sadis terhadap Eko Yuswanto, yang mayatnya dibakar, akhirnya terkuak. Pelaku dendam karena istri dan keluarganya kerap dihina istri korban.
Kasus mayat terbakar terungkap berkat keterangan istri korban, Lailil Fitria. Sebelum tewas, Eko kelaur bersama pelaku dengan menawarkan rongsokan murah.
Kedatangan jenazah Eko Yuswanto disambut isak tangis keluarga dan para tetangga. Eko yang mayatnya dibakar di hutan kayu putih dimakamkan di kampung istrinya.